PT LIB Tidak Konsisten, Erick Thohir Beri Bonus Rp 2 Miliar untuk Hargai Pemain dan Pelatih PSM

- Rabu, 19 April 2023 | 17:41 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir, saat memberikan keterangan pers kepada media terkait bonus Rp 2 miliar untuk PSM (LPC)
Ketua Umum PSSI Erick Thohir, saat memberikan keterangan pers kepada media terkait bonus Rp 2 miliar untuk PSM (LPC)

Poinfomedia.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan siap memberi bonus sebesar Rp 2 miliar kepada klub PSM sebagai juara kompetisi Liga 1 BRI musim ini.

Dengan hadiah tersebut, Erick berharap dilematis persoalan hadiah bagi juara liga bisa diselesaikan secara konsisten PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi kasta tertinggi sepakbola nasional.

"Ada ketidakkonsistenan yang dilakukan operator LIB soal bonus juara. Tahun 2015 tidak ada bonus, lalu berikutnya selama dua tahun (2016-2017) disediakan bonus, namun sejak 2018 hingga kini tidak ada lagi. Ini menandakan apa? Tidak konsisten," ujar Erick Thohir saat konferensi pers di Kantor PSSI, Jakarta, Rabu, 19 April 2023.

Baca Juga: Ada-ada Saja, Pelaku Ini Gunakan Parfum dan Speaker Saat Mengoplos Gas Elpiji Bersubsidi 3 Kg

Oleh sebab itu, kata Erick, untuk menutup kegalauan pemain-pemain PSM, PSSI akan berikan bonus sebesar Rp 2 miliar.

"Bonus ini saya berikan untuk hargai jerih payah pemain dan pelatih. Selanjutnya saya akan cek ke PT LIB mengenai ketidakkonsisten sekalian meminta mereka melakukan audit," tegasnya.

Erick menambahkan, masalah manajerial merupakan hal yang akan dibenahi di kepengurusan PSSI saat ini.

Baca Juga: Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri Lengkap dengan Video Penjelasan dan Terjemahannya

Dalam manajemen olahraga yang benar dan modern, segala hal terkait keuangan, baik yang dikelola PT LIB maupun di PSSI, harus transparan dan menjalani proses audit.

"Saya dengar katanya uang untuk hadiah atau bonus sudah diserahkan LIB ke PSSI. Namun mana? Saya tidak tahu. Begitu juga di PSSI, bagaimana pertanggungjawabannya. Ini juga membuka celah bahwa ada tercampur antara uang dari LIB, uang FIFA Forward, dan lainnya. Terus terang, saya yang baru masuk 16 Februari lalu kaget mengetahui hal ini. Banyak ketidakkonsisten dan tidak terbuka di keuangan LIB dan juga PSSI, sehingga saya akan segera minta dilakukan audit," tambahnya.

Ia juga mengatakan, agar PT LIB memahami kerja keras yang sudah dilakukan klub, pemain, dan pelatih dalam berkompetisi. Oleh karena itu, sangat wajar jika klub juara mengharapkan bonus dan keterbukaan.

Baca Juga: Top 5 SMA di Kalbar Miliki Prestasi Terbaik, Nomor 2 dari Sambas

"Saya juga meminta kepada klub juga ikut memperbaiki manajemennya. Jika perlu setiap 6 bulan dilalukan audit, sehingga jika terjadi sesuatu, kami di PSSI jadi seperti pemadam kebakaran yang harus menyelesaikan problem akibat mismanajemen klub sendiri," jelasnya.

Untuk musim kompetisi Liga 1 mendatang, Erick menegaskan akan meminta kepada PT LIB untuk mempresentasikan soal sistem kompetisi dan sistem bonus, serta keuangan secara terbuka.

Hal itu bertujuan agar sejak awal klub sudah tahu apa yang menjadi bonus, dan publik pun mengetahui secara jelas.

Halaman:

Editor: Ocsya Ade CP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Timnas Indonesia U-20 Kalah dari Guatemala

Selasa, 21 Februari 2023 | 23:30 WIB

Usai Ancam Messi, Petinju Canelo Alvarez Minta Maaf

Kamis, 1 Desember 2022 | 22:11 WIB
X